Mengunjungi Istana Ubud Bali Akomodasi Mudah

Mengunjungi Istana Ubud Bali Akomodasi Mudah

Daerah Ubud di Pulau Bali menjadi daerah yang tidak terlupakan bagi wisatawan, baik domestik mau pun mancanegara. Banyak sekali destinasi wisata terkenal di Bali yang terletak di kawasan Ubud, Bali sebut saja hutan monyet, Garuda Wisnu Kencana dan pagelaran tari Kecak. Dengan keindahan alam yang memanjakan mata Ubud Bali akomodasi apa saja bisa mencapainya. Setelah mendarat di Ngurai Rai International Airport atau berlabuh di Pelabuhan Gilimanuk, shuttle bus, mobil, taksi, sepeda motor bahkan sepeda bisa dijadikan akomodasi untuk mencapai kawasan Ubud, Bali. Jarak tempuhnya pun relatif cepat sekitar satu sampai satu setengah jam, tergantung pada jenis kendaraan yang dipilih serta arus lalu lintas kota Denpasar yang menjadi jantung Pulau Dewata.

Mengunjungi Ubud Bali akomodasi mobil membuat para wisatawan tidak perlu merasa lelah mau pun panas karena suhu Denpasar yang tinggi. Sehingga para wisatawan memiliki banyak waktu untuk menikmati banyak destinasi wisata di daerag Ubud, Bali, seperti istana Ubud yang terletak di sekitar Jalan Raya Ubud dan Jalan Suweta, Ubud, Bali. Istana ini menjadi salah satu destinasi wisata terfavorit karena istana ini merupakan bukti peninggalan sejarah dari leluhur masyarakat Bali. Istana Ubud dulunya merupakan hunian bagi keluarga bangsawan Bali yang dibangun usai gempa dahsyat yang mengguncang Ubud, Bali pada tahun 1917.

Istana Ubud terdiri dari dua bagian yaitu Pura Saren Agung dan Pura Marajan Agung yang sampai saat ini masih dihuni oleh keluarga bangsawan lokal Bali, meski pun tempat ini sudah dibuka untuk umum. Mengunjungi istana Ubud Bali akomodasi mobil dari Denpasar bisa dimulai pada jam 6 pagi, karena perjalanan dari Denpasar menuju Ubud membutuhkan waktu satu sampai satu setengah jam dan bisa lebih jika arus lalu lintas Denpasar tengah padat seperti pada pagi hari. Jadi wisatawan bisa sampai di istana Ubud pada jam 8 pagi, di mana istana Ubud mulai beroperasi dari jam 8 pagi sampai jam 7 malam. Di Pura Saren Agung dan Pura Marajan, para wisatawan bisa menikmati kesejukan alamnya, serta keindahan dari seni ukir dari seniman lokal Bali seperti I Gusti Nyoman Lempad yang menghiasi dinding istana yang juga dijadikan pura sekaligus. Istana Ubud tidak hanya menjadi istana yang melambangkan kebesaran bangsawan lokal Bali, tetapi juga menjadi pura yang melambangkan kehidupan religi penduduk Bali yang didominasi oleh kaum Hindu.

Ketika mencapai istana Ubud Bali akomodasi berupa mobil atau kendaraan apa pun akan diparkir dan wisatawan akan berjalan kaki mengelilingi istana Ubud. Untuk memperkenalkan Istana Ubud, Indonesia Travel, salah satu produk dari Kementerian Pariwisata, telah memberikan informasi lengkap mengenai Ubud, Bali sehingga tidak ada kata tersesat dan menyesal ketika berlibur di Pulau Dewata.

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply