Minang Fantasy

Minang Fantasy

Objek Wisata Minang Fantasy merupakan ikon pariwisata Kota Padang Panjang saat ini. Objek yang diklaim sebagai yang terbesar, terlengkap dan termodern di Sumatera ini merupakan kawasan rekreasi keluarga yang sangat menarik. Mifan Waterpark terdiri dari dua jenis taman yaitu Waterpark dengan wahana Kolam Ombak, Kolam Arus, Kolam Renang Khusus Wanita, Ember Tumpah, Slide Tower dan Kiddy Pool serta Drypark dengan fasilitas Bumper Boat, Bom-Bom Car, Ferris Whell, Mini Roller Coaster, Jump Arround, Piring Terbang UFO, Carrousel. Disamping sebagai kawasan bermain, Mifanjuga dilengkapi dengan Cottage, Panggung Musik, Camping dan Outbound Ground, Mushalla, Restaurant, Snack Counter, dan lain-lain.

Walaupun harga tiket masuk cukup mahal untuk ukuran ekonomi rata-rata orang Sumatera Barat yaitu Rp.35.000/kepala, namun setiap hari Minang Fantasyselalu ramai pengunjung, terlebih pada hari libur. Pada lebaran idul fitri 1429 H yang lalu harga tiket masuk Minang Fantasy sebesar Rp.50.000. Tetapi walaupun mahal pengunjung tetap sangat ramai dan hampir memadati seluruh areaMinang Fantasy. Disamping rekreasi pemandian dan sarana hiburan anak-anak, di lokasi Mifan juga terdapat perkampungan minang. Berbagai bangunan khas dari beberapa daerah Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat juga ada disana. Sambil berekreasi pengunjung bisa lebih mengenal budaya MinangKabau dan beberapa daerah sekitarnya.

Kawasan tersebut yang sebelumnya dikenal dengan sebutan perkampungan Minang atau Minang Village. Karena pada akhir tahun 80-an pemerintah Kota Administratif Padang Panjang waktu itu memohon kepada sekitar 40 orang tokoh adat, tokoh ulama, tokokh masyarat dan tokoh pemuda Silaiang Bawah untuk dapat mengelola tanah milik kaum/adat dilokasi tersebut untuk dijadikan perkampungan Minang atau lebih dikenal dengan nama Minang Village sebagai salah satu upaya untuk melestarikan Budaya Minang Kabau. Peresmian Minang Village dilakukan pada bulan Desember 1990. Sebagai feedback dari Pemerintah Daerah, beberapa tokoh masyarakat didaerah tersebut telah diangkat jadi pegawai negeri di jajaran PEMDA Padang Panjang.

Seiring berjalannya waktu dan kurangnya pengelolaan mengakibatkan Minang Village sepi dari pengunjung. maka timbullah keinginan untuk mencari investor yang dapat mengelola lokasi tersebut agar lebih besar manfaat terutama untuk dijadikan sumber income perkapita Pemda Kota Padang Panjang. Setelah lama mengalami kebuntuan munculah seorang Investor yang sangat diimpikan oleh Pemda Kota Padang Panjang yang bisa sesuai dengan aspirasi masyarakat. Beliau adalah putra Asli Minang Asal Kota Bukittinggi yang bernama H. Nelson. Pemilik PD. Dagang Penyalur yang merupakan distributor dan Suplayer bahan bangunan terbesar di Kota Bukittinggi, Pemilik Niagara Swalayan dan Niagara Fantasy Bukittinggi. Agen tunggal genteng Multi Roof. Sebagai seorang investor di lokasi tersebut H. Nelson membangun pusat pemandian Water Boom dengan tidak mengganggu bangunan adat yang sudah ada yang bernama Minang Village.

Tetapi secara keseluruhan lokasi wisata dan rekreasi tersebut sekarang diberi nama Minang Fantasy atau lebih dikenal dengan singkatan Mifan. H.Nelson tidak melupakan aspirasi dan keinginan masyarakat setempat, dimana dengan dibangunnya Mifan telah menyerap tenaga kerja yang tidak sedikit. Dan untuk penerimaan tenaga kerja diutamakan menerima warga asal daerah sekitar lokasi, sehingga di daerah tersebut sekarang tidak ada lagi pengangguran. Keberadaan Minang Fantasy di Silaing Bawah Padang Panjang menjadi aset wisata yang tidak ternilai dan sumber incam yang besar bagi Sumatera Barat pada umumnya, dan Pemerintah Kota Padang Panjang khususnya, serta menjadi kebanggaan masyarakat MinangKabau. Minang fantasy merupakan salah satu objek wisata yang paling banyak di kunjungi saat liburan di Kota Padang.

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply