Dampak Energi Sinar Matahari Bagi Kehidupan

sinar uv

sinar uv

Selain sebagai sumber cahaya paling besar di jagat raya ini, matahari juga merupakan sumber energi  yang dibutuhkan oleh semua makhluk hidup terutama manusia. Bagaimana jadinya jika tidak ada matahari di alam semesta ini. Mungkin semua makhluk hidup pun tidak akan ada. Matahari memiliki sinar yang bermacam-macam dan bermacam pula pengaruhnya bagi makhluk hidup di muka bumi, sinar UV merupakan salah satu dari beberapa jenis sinar matahari, dan terdiri dari tiga yaitu UVA, UVB, dan UVC.

Kebanyakan orang pada umumnya memanfaatkan sinar matahari sebagai pengering dan penerang. Padahal sinar matahari menyimpan banyak manfaat bagi tubuh terutama untuk pembentukan vitamin D yang sangat dibutuhkan oleh tulang. Selain itu, sinar UV berguna untuk membunuh kuman dan bakteri yang terdapat dalam air minum. Bahkan di negara maju, listrik yang dipakai sehari-hari berasal dari energi sinar matahari. Namun sinar matahari juga dapat berdampak buruk yaitu dapat merusak kulit dan mata. Kulit akan berwarna gelap karena terbakar oleh radiasi sinar matahari.

Orang-orang yang bekerja di tengah teriknya sinar matahari dan sering terkena radiasi sinar matahari biasanya memiliki keluhan pada mata seperti katarak, kerusakan retina dan kornea mata. Apalagi jika kita sering bermain layangan yang secara langsung bertatapan dengan matahari. Mungkin selagi anak-anak belum terasa efeknya, tapi jika sudah dewasa maka efek tersebut akan benar-benar terasa dan salah satunya yaitu serangan katarak pada mata.

Sebenarnya telah terdapat pigmen pada kulit yang berfungsi untuk menangkal radiasi sinar matahari dan mencegah penyakit kanker kulit. Biasanya kulit yang banyak mengandung pigmen melamin memiliki ciri yaitu berwarna gelap. Oleh karena itu, jika kita ingin mendapatkan banyak manfaat dari sinar matahari, maka berjemurlah pada pagi hari antara pukul 07.00 sampai dengan pukul 09.00.

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply